atlet e-sport terkaya

5 Atlet E-Sport Terkaya Indonesia yang Meraih Prestasi

Atlet e-sport terkaya sekarang ini muncul semenjak adanya turnamen bergengsi dengan hadiah menjanjikan. Tentunya hal ini juga didukung dengan pesatnya perkembangan game. Kompetisi berhadiah besar sangat menjanjikan untuk diikuti kejuaraannya.

Memang cukup menggiurkan bukan? Teruntuk kamu yang ingin merintis karir di dunia game ini mungkin bisa diasah keterampilannya dari sekarang. Karena akan banyak persaingan dari berbagai penjuru untuk menjadi pemenangnya.

Baca Juga : 5 Tips Gym Pemula Berikut Harus Kamu Praktikkan

Atlet E-Sport Terkaya di Indonesia

Tidak hanya menjanjikan, namun kamu juga bisa menyalurkan hobi jika menjadi atlet. Atau bahkan kamu bisa menjadi salah satu atlet e-sport yang terkaya di Indonesia dengan meraup banyak keuntungan dari kejuaraan.

1. Pemain “Xepher” Dari Indonesia

Xepher yakni pemain Dota 2 yang sedang berada di atas gemilang karirnya. Pemain asal Indonesia berusia 23 tahun itu memulai karirnya sejak tahun 2014. Kini ia bermain untuk Korea Selatan.
Ia menjadi tim Negeri Ginseng tersebut dengan nama T1. Prestasinya sangat hebat karena telah membawa T1 menempati posisi ke tujuh di The International 10 (TI10).
Meskipun begitu, tim tersebut meraih hadiah sebesar Rp. 14 miliar. Xepher menjadi atlet e-sport terkaya di Indonesia dengan pemasukan tertinggi sebesar Rp. 4,9 miliar dari 36 total turnamennya.

2. Atlet Dota2 Matthew “Whitemon”

Whitemon bisa disebut pemain anyar dalam skema professional Dota 2. Meskipun dia sempat bermain Dota dari kecil, namun belum pernah menerjunkan diri bermain dalam kompetisi e-sport.

Awal karirnya dimulai sejak ia dikontrak sebagai stand-in dalam tim Pandora E-sport. Tapi tim itu sudah bubar menyebabkan Whitemon berpindah-pindah tim. Puncak karirnya sewaktu bergabung bersama T1 asal Korea Selatan.

Whitemon bersama Xepher menjadi pemain yang bisa memasukin ajang bergengsi The International. Posisi atlet e-sport terkaya kedua dicapai olehnya dengan pendapatan sebesar Rp. 4,1 miliar.

3. Hansel “BnTet” CS:GO

Hansel “BnTet” terkenal sebagai pro player CS:GO terbaik asal Tanah Air. Ia mulai mengawali karirnya sejak 2013 silam dengan menjadi bagian tim NXL. Keluar dari tim NXL untuk melanjutkan kuliah.

Hingga akhirnya kembali memutuskan go international dari lima tahun lalu. Semakin dikenal dalam lingkup internasional bersama tim TYLOO asal China. Dia sukses meraih China Cup 1 dan berbagai gelar juara.

Pria berusia 25 tahun memutuskan pindah dari TYLOO setelah tiga tahun di sana. Selanjutnya beralih menuju Gen G. E-Sport tahun 2020, tak lama berselang ia keluar juga.

Sesudah Hansel keluar tim Gen G. E-Sport hingga beralih bergabung bersama EXTREMEUM, tim asal Rusia pada Januari tahun 2021. Sepanjang perjalanan karirnya, ia telah meraup pendapatan sebesar Rp. 2,4 miliar.

4. Muhammad “Ryzen” Atlet PUBG

Ryzen ialah atlet e-sport terkaya berikutnya, disebut sebagai pro player PUBG Mobile dari tim BTR RA. Dengan mempunyai chemistry yang terhubung antara ia dengan pemain timnya membuat mereka memenangkan kejuaraan.

Selama karirnya berlangsung dalam ranah PUBG Mobile, keuntungan yang diraupnya sebesar Rp. 2,26 miliar. Pendapatan Ryzen diperoleh dari 13 turnamen bersama BTR RA dan 1 turnamen independen.

5. Atlet PUBG Made Bagus “Luxxy”

Atlet e-sport terkaya posisi kelima mempunyai Luxxy yang menjadi bagian sejarah Bigetron E-Sport. Dia juga membela BTR RA dari tim tersebut dibentuk. Selama memperkuat tim itu, keuntungan yang didapat sebesar Rp. 2,23 miliar.

Pemasukan tersebut didapatnya dari total 15 turnamen PUBG Mobile. Bahkan salah satu atlet e-sport yang kaya itu sempat meraih pendapatan sebesar Rp. 1,1 miliar pada saat berusia 16 tahun.

Kelima pemain di atas telah menorehkan prestasi dalam ajang bergengsi sejarah e-sport Indonesia. Untuk menjadi atlet e-sport terkaya tentunya kamu harus terus mengasah skill hingga bisa menjadi salah satu dari mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *